Situasi Stasiun Yogyakarta (Tugu), pada Sabtu (27/12/2025). (Olivia Rianjani)
JOGJA - Pemerintah mulai memberlakukan diskon tarif transportasi sebesar 30 persen sebagai bagian dari stimulus ekonomi nasional Triwulan I 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang dan setelah Idul Fitri, sekaligus menjaga daya beli serta pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk moda kereta api, potongan tarif 30 persen berlaku bagi perjalanan pada periode 14 hingga 29 Maret 2026.
Program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan transportasi publik selama masa mudik dan balik Lebaran. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menyatakan siap mengimplementasikan program diskon tarif sesuai penugasan pemerintah. KAI Daop 6 juga memastikan kesiapan layanan Angkutan Idul Fitri 2026, baik dari sisi kapasitas maupun kelancaran operasional perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa tiket kereta api dengan tarif diskon 30 persen akan dipasarkan secara bertahap mulai Senin 10 Februari 2026 sore ini melalui sistem penjualan resmi.
"Kami memastikan kebijakan diskon stimulus dari pemerintah dapat diakses masyarakat secara mudah dan aman. Oleh karena itu, kami mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket hanya melalui kanal resmi seperti Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya," ujarnya.
Ia menjelaskan, tidak seluruh perjalanan langsung tersedia sekaligus dalam program diskon tersebut. Kereta api yang masuk dalam skema potongan tarif akan dibuka secara bertahap menyesuaikan dengan kesiapan sistem dan jadwal perjalanan selama masa Angkutan Lebaran.
Sehingga, kebijakan diskon tarif ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pengelolaan mobilitas nasional pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Idul Fitri 2026.
"KAI Daop 6 Yogyakarta mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan Angkutan Idul Fitri 2026. Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini agar mudik dapat berlangsung dengan selamat, tertib, aman, dan nyaman," tandas Feni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Di Grup WA