Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 20:10 WIB

Arus Masuk DIY Meningkat Hari Ini, Gerbang Tol Prambanan Jadi Pintu Masuk Terpadat, 1.139 Kendaraan Masuk Dalam Satu Jam

Arus Masuk DIY Meningkat Hari Ini, Gerbang Tol Prambanan Jadi Pintu Masuk Terpadat, 1.139 Kendaraan Masuk Dalam Satu JamKakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho (kiri), saat mengunungi Smart Province di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Minggu (30/11/2025) (Olivia Rianjani)

JOGJA - Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpantau mengalami peningkatan signifikan pada hari kedua pelaksanaan Operasi Lilin Progo 2025, Minggu (21/12/2025) sore. Gerbang Tol (GT) Prambanan tercatat menjadi pintu masuk terpadat menuju Kota Yogyakarta.

Berdasarkan pantauan Traffic CCTV Smart Province di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, volume kendaraan yang masuk DIY lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang keluar. Data traffic counting exit tol Yogyakarta pada pukul 17.00 - 18.00 WIB mencatat sebanyak 1.702 kendaraan masuk wilayah DIY, sementara kendaraan keluar mencapai 1.565 unit.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, mengatakan bahwa GT Prambanan menjadi titik dengan lonjakan arus kendaraan paling tinggi dibandingkan gerbang tol lainnya.

"Gerbang Tol Prambanan menjadi titik dengan volume kendaraan masuk tertinggi," ujar Widya saat dikonfirmasi, Minggu sore (21/12/2025).

Ia merinci, pada periode tersebut GT Prambanan mencatat 1.139 kendaraan masuk dan 938 kendaraan keluar. Sementara itu, GT Banyudono tercatat 266 kendaraan masuk dan 320 kendaraan keluar. GT Polanharjo mencatat 220 kendaraan masuk dan 180 kendaraan keluar, sedangkan GT Klaten mencatat 77 kendaraan masuk dan 127 kendaraan keluar.

Baca juga: Sleman City Hall : Tren Pengunjung Jelang Nataru 2025 Naik 40 Persen, Coldiac dan Kembang Api Siap Sapa Wisatawan Awal Tahun 2026

Selain di pintu tol, peningkatan mobilitas kendaraan juga terlihat di sejumlah batas Kota Yogyakarta. Pada waktu yang sama, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah kota mencapai 3.189 unit, lebih tinggi dibandingkan kendaraan keluar yang tercatat sebanyak 2.541 unit.

Kendaraan masuk didominasi melalui Simpang Kyai Mojo dengan jumlah 2.100 kendaraan, disusul Simpang Pasar Telo sebanyak 910 kendaraan, serta Simpang Rejowinangun sebanyak 179 kendaraan.

Sementara arus kendaraan keluar dari Kota Yogyakarta paling banyak melalui Simpang Demangan dengan 1.463 kendaraan, serta Simpang Sugeng Jeroni sebanyak 1.078 kendaraan.

Lanjut Widya menjelaskan, baik berdasarkan data maupun kondisi di lapangan, peningkatan mobilitas kendaraan sudah mulai terasa, khususnya di pintu perbatasan dan pintu tol yang mengarah ke Yogyakarta.

"Secara data dan pantauan di lapangan, memang sudah terjadi peningkatan mobilitas kendaraan, terutama di pintu-pintu perbatasan dan pintu tol menuju Yogyakarta," jelasnya.

Adapun untuk kawasan dalam kota, khususnya di ruas Kridosono - Malioboro, arus lalu lintas mulai menunjukkan peningkatan sejak Jumat (19/12/2025). Namun, kondisi tersebut masih dinilai dalam batas normal. Kepadatan lalu lintas yang lebih signifikan terjadi pada Sabtu (20/12/2025), ditandai dengan arus kendaraan yang padat merayap sehingga memperlambat perputaran lalu lintas.

Menurut Widya, kondisi tersebut dipicu oleh adanya kegiatan konser di kawasan Stadion Kridosono.

"Kepadatan signifikan terjadi pada Sabtu, lalu lintas padat merayap dan perputaran kendaraan melambat karena adanya kegiatan konser di sekitar Stadion Kridosono," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Arus Masuk DIY Meningkat Hari Ini, Gerbang Tol Prambanan Jadi Pintu Masuk Terpadat, 1.139 Kendaraan Masuk Dalam Satu Jam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!