Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 01 AGUSTUS 2025 • 09:10 WIB

Keseruan MPLS SMKI Kasihan Bantul Saat Sambangi 4 Panti Asuhan

Keseruan MPLS SMKI Kasihan Bantul Saat Sambangi 4 Panti AsuhanMPLS SMK Negeri I Kasihan, Bantul, Yogyakarta (SMKI Yogyakarta) di salah satu panti asuhan, pada Kamis (31/7/2025). (Istimewa)

JOGJA - Sebagai upaya menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa sejak dini, SMK Negeri I Kasihan, Bantul, Yogyakarta (SMKI Yogyakarta) melengkapi kegiatan kemanusiaan dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru kelas X tahun ajaran 2025/2026. Tak sekadar pengenalan lingkungan sekolah, para siswa diajak untuk mengunjungi empat panti asuhan yang tersebar di wilayah Bantul pada Rabu (30/7/2025).

Kepala SMK Negeri I Kasihan, Agus Suranto menyampaikan, dalam kunjungan tersebut, para siswa tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga diajak berinteraksi langsung dengan anak-anak penghuni panti.

"Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin kami setiap tahun saat MPLS. Tujuannya agar para siswa memiliki rasa empati, menghargai sesama, dan memahami pentingnya nilai-nilai kemanusiaan," ujar Agus, saat ditemui di sekolah, Kamis (31/7/2025).

Baca juga: Upaya Kurangi Kenakalan Remaja dan Brantas Bibit Koruptor, DPRD DIY Usulan Tambahan Eskul Bela Diri Di Sekolah Rakyat

Dari keempat panti yang dikunjungi, pengalaman paling membekas dirasakan saat rombongan tiba di Panti Asuhan Bina Siwi yang berlokasi di Sendangsari, Pajangan, Bantul. Di panti tersebut, para siswa disambut dengan pertunjukan seni dari anak-anak penyandang disabilitas.

"Di Bina Siwi itu luar biasa. Meski dengan segala keterbatasan, mereka mampu menampilkan pertunjukan yang harmonis. Itu pelajaran berharga tentang semangat dan kerja sama," ungkap Agus dengan nada haru.

Menurut Agus, penampilan yang disuguhkan bukan sekadar hiburan, tapi menyiratkan pesan mendalam soal solidaritas dan ketangguhan dalam keterbatasan.

Dengan segala kekurangannya, mereka bisa saling melengkapi. Ini pelajaran penting bagi siswa kami bahwa kerja tim itu bukan soal siapa yang paling hebat, tapi siapa yang bisa saling mendukung,” imbuhnya.

Baca juga: Sambangi Balai Lansia di Bantul, Komisi D DPRD DIY Soroti Daya Tampung dan Kurangnya Rekreasi Para Lansia

Kendati demikian, Agus menegaskan bahwa kegiatan ini juga selaras dengan penguatan karakter dan nilai-nilai moral di luar konteks akademik. Ia pun memastikan bahwa agenda tersebut tetap berada dalam koridor aturan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY. Ia pun berharap siswa baru tak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang kuat sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Kegiatan ini kami lakukan di luar jam sekolah dan tetap sesuai aturan. Kami ingin siswa belajar dari kehidupan nyata, menemukan sendiri makna kepedulian tanpa harus melalui ceramah panjang lebar di kelas,” pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Keseruan MPLS SMKI Kasihan Bantul Saat Sambangi 4 Panti Asuhan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!