Dihadiri Menteri, Fun Run Transmigrasi Festival 2026 Siap Digelar di Kaliurang Bertabur Puluhan Hadiah Kulkas : Kategori Tiket Pelajar Hingga Couple
JOGJA - Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta bekerja sama dengan KADIN Sleman dan Bank Mandiri siap menggelar ajang Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K. Kegiatan olahraga bernuansa sport tourism ini akan berlangsung di kawasan D’Kaliurang Camping Ground, Pakem, Sleman, DIY, pada Minggu (23/8) mendatang.
Agenda lari santai ini menargetkan 2.000 hingga 3.000 peserta tersebut rencananya bakal dihadiri langsung oleh Menteri Transmigrasi, Putri Sultan Hamengku Buwono (HB) X GKR Mangkubumi, Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Danang Maharsa, hingga jajaran Pemkab Sleman.
Kepala BBPPMT Yogyakarta, Tunggak Santosa, mengatakan bahwa Transmigrasi Festival menjadi sarana edukasi publik bahwa program transmigrasi saat ini terus berjalan dengan konsep yang lebih modern dan inklusif.
"Ini juga membuktikan komitmen dari Bapak Presiden, salah satunya dengan dibentuknya kementerian/lembaga Transmigrasi tersendiri. Bagi Bapak Presiden, ini adalah cara agar keberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi bisa menjadi lebih baik," ujarnya, dalam jumpa pers di kantor BBPPMT Yogyakarta, pada Senin (27/7/2026).
Tunggak menjelaskan, paradigma transmigrasi masa kini telah bergeser dari sekadar pemindahan penduduk menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi baru. BBPPMT memiliki tugas dan fungsi menyelenggarakan pelatihan serta pemberdayaan masyarakat transmigrasi secara berkelanjutan.
"Transmigrasi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pemindahan penduduk, tetapi bagaimana mengembangkannya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut. Untuk itu, kami juga berupaya mempromosikan produk-produk unggulan dari kawasan transmigrasi," katanya.
Sehingga menurutnya, Fun Run 6K pada 23 Agustus hanyalah salah satu dari rangkaian panjang Transmigrasi Festival 2026. BBPPMT juga menggelar Pekan Literasi dan Solidaritas Ketransmigrasian bertema "Transmigrasi Inklusif: Ketika Anak Muda Menulis Masa Depan Nusantara" dengan pendaftaran lomba pada 16 Agustus hingga 20 September 2026.
Selain itu, terdapat program Summer Course studi banding mahasiswa asal Jerman pada 1 - 14 Oktober 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Produk Lokal dan Festival Muda. Puncak seluruh rangkaian acara akan diperingati pada Hari Bhakti Transmigrasi (HBT), 12 Desember 2026, memperingati awal pemberangkatan transmigrasi pertama di Indonesia sejak tahun 1950.
"Pendaftarannya sudah dibuka melalui media sosial kita, juga bekerjasama dengan Bank Mandiri sebagai sponsor utamanya. Untuk UMKM, kita pamerkan beberapa booth baik dari Pemda Sleman maupun produk-produk UMKM dari kawasan transmigrasi, termasuk kopinya," imbuh Tunggak.
Ketua KADIN Sleman, Yudi Prihantana, menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sleman sebagai tuan rumah penyelenggaraan event nasional ini. Menurutnya, KADIN Sleman hadir sebagai bagian dari penyelenggara, bukan sekadar supporting.
"Alhamdulillah, seluruh teman-teman Sleman mulai dari Bapak Bupati sampai bagian Transmigrasi support semua kegiatan ini. Atas arahan Bupati Sleman Pak Harda Kiswaya, kita sangat-sangat memperoleh sinergi kolaborasi agar Sleman terdepan lebih baik lagi," ucapnya.
Yudi pun mengungkapkan, event ini dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitar lokasi acara, khususnya warga Kelurahan Hargobinangun dan Purwobinangun, Pakem.
"Kami tidak semata-mata jalannya sekedar Fun Run saja, tapi kita ingin menggerakkan apapun pemberdayaan semua yang ada di sekitar lokasi. Kami sudah berkomunikasi dengan dua kelurahan dalam hal ini Hargobinangun dan Purwobinangun. Harapan kami, acara ini bisa menjadikan bagian dari program pemerintah bahwa Sleman saat ini memang bersifat bukan hanya mendatangkan wisata semata," terangnya.
Pada kesempatan itu, Yudi juga menyebutkan dinamika perekonomian Sleman terus dibangun melalui jejaring antardaerah. Pihaknya baru saja melepas sekitar 60 pengusaha anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman ke Lampung untuk menjajaki kerja sama bisnis.
"Kemarin baru saja kita mengantar puluhan dari PHRI untuk bertemu para pengusaha di Lampung," katanya.
Pendaftaran Hingga Harga Tiket
Sementara terkait teknis penyelenggaraan, Manajer Event Organizer Fun Run sekaligus Wakil Ketua KADIN Sleman, Haryo Arief Primanto, mengungkapkan bahwa antusiasme komunitas lari terhadap event ini sangat tinggi meskipun masa publikasi terbilang singkat.
"Antusiasnya cukup baik untuk transmigrasinya. Kuotanya kita kejar sekitar 2.000 sampai 3.000 peserta. Untuk larinya kita hanya ada 1 kategori di 6 kilometer," kata Haryo.
Pada hari pelaksanaan, peserta dijadwalkan start pada pukul 06.00 WIB (peserta diimbau berkumpul sejak pukul 05.30 WIB) dengan cut-off time (COT) selama 2 jam, dan rangkaian acara panggung hiburan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.
Haryo mengklaim Transmigrasi Festival Fun Run 6K menjadi salah satu event lari santai dengan alokasi hadiah dan doorprize terbesar di kategorinya.
"Yang membedakan event ini dengan event lari pada umumnya, bisa dibilang ini event fun run yang hadiahnya paling banyak. Rata-rata umumnya juara satu di Rp1.000.000 atau Rp2.000.000, ini juara satunya Rp2 juta untuk hadiah-hadiah podium. Doorprize-nya juga cukup banyak, ada sepeda motor Yamaha NMAX, sepeda listrik, sepeda gunung, kulkas, TV, dan masih banyak lagi yang lainnya," pungkas Haryo.
Baca juga: Keseruan Ribuan Pelari Warnai Fun Run "Smile to Smile" FKG UGM Dies Natalis ke-78
Sebagai informasi, panitia menyediakan tiga kategori harga tiket pendaftaran acara ini, yakni diantaranya :
- Kategori Umum: Rp175.000 / orang
- Kategori Couple: Rp150.000 / orang (sekali pendaftaran untuk satu pasang/2 orang)
- Kategori Pelajar: Rp125.000 / orang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung