Setan Alas! Tawarkan Horor Tanpa Jumpscare, Karya Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM Gemparkan Perfilman di Luar Negeri Tahun 2024
JOGJA - Film horor Indonesia Setan Alas! (The Draft!) resmi diperkenalkan kepada publik dalam konferensi pers di Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (3/3/2026). Film ini langsung mencuri perhatian karena secara tegas menolak penggunaan jumpscare yang selama ini identik dengan genre horor arus utama.
Disutradarai oleh Yusron Fuadi, yang juga merupakan dosen Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM, film berdurasi 84 menit tersebut menawarkan pendekatan berbeda dalam membangun rasa takut. Alih-alih mengandalkan efek kejut visual maupun suara keras mendadak, Setan Alas! memilih merajut ketegangan lewat atmosfer, dialog, serta kesadaran penonton terhadap konstruksi horor itu sendiri.
"Sejak awal kami sadar bahwa film horor sangat identik dengan jumpscare. Tapi kami ingin berdiri di sisi sebaliknya. Menantang kebiasaan itu dan mengajak penonton menikmati horor yang bekerja di pikiran, bukan hanya di refleks," ujar Yusron dalam konferensi persnya di UGM, Selasa (3/3/2026).
Diproduksi pada 2022 dan rampung pada 2023, film ini dinilai sejumlah kritikus internasional sebagai warna segar dalam perfilman horor Indonesia. Narasi yang dibangun tidak menempatkan teror semata pada kehadiran sosok gaib, melainkan pada cara manusia membentuk, menyebarkan, dan memaknai ketakutan secara kolektif.
Kisahnya mengikuti lima mahasiswa dengan latar belakang berbeda yang menghabiskan akhir pekan di sebuah vila tua di tengah hutan. Situasi berubah mencekam ketika salah satu dari mereka ditemukan tewas secara misterius. Ketegangan kemudian berkembang dari prasangka, konflik personal, dan dinamika psikologis antartokoh.
Deretan pemain film tersebut diantanya Adhin Abdul Hakim, Anastasya Herzigova, Haydar Salihz, Winner Wijaya, Ibrahim Alhami, Putri Anggie, Ernanto Kusumo (alm.), serta penampilan khusus Hanung Bramantyo dinilai mampu menjaga intensitas cerita tanpa eksploitasi efek kejut yang lazim dalam horor komersial.
Sikapnya yang berani keluar dari pakem turut tercermin dalam capaian prestasi. Film ini meraih Best Film, Best Storytelling, dan Best Editing di JAFF Indonesian Screen Awards 2023. Sutradara Joko Anwar bahkan memberikan apresiasi tinggi terhadap film tersebut.
Ia menyebut Setan Alas! sebagai horor Indonesia yang "Amazing, Awesome, dan Mindblowing".
Baca juga: Direktur JAFF Soroti Krisis Arsip Film Nasional: “Opera Jawa Saja Harus Kami Pinjam dari Perancis”
Di kancah internasional, film ini menjalani pemutaran perdana dunia di Fantastic Fest 2024 di Texas, Amerika Serikat. Sepanjang 2024, film tersebut juga diputar di London dan Toronto, dan mendapat respons positif dari penonton yang menilai keberaniannya "melawan pakem" sebagai kekuatan utama.
Setan Alas! (The Draft!) dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 Maret 2026. Setelah perilisan nasional, film ini akan melanjutkan rangkaian penayangan dan diskusi publik guna memperluas dialog dengan penonton di berbagai daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung