Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 22 JULI 2025 • 13:05 WIB

Andalan Simpul Integrasi Antarmoda, Stasiun Yogyakarta Optimalkan Angkutan Penumpang di Semester 1 Tahun 2025

Andalan Simpul Integrasi Antarmoda, Stasiun Yogyakarta Optimalkan Angkutan Penumpang di Semester 1 Tahun 2025Situasi Stasiun Yogyakarta (Tugu) saat momentum libur tahun baru Islam tahun 2025. (Istimewa)

JOGJA - Stasiun Yogyakarta terus menunjukkan perannya sebagai salah satu stasiun utama dengan keunggulan integrasi antarmoda di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Selama periode Semester I tahun 2025, khususnya dalam momen libur Lebaran dan masa libur tahun ajaran baru, Stasiun Yogyakarta berhasil mengoptimalkan pelayanan kepada ribuan pemudik yang naik dan turun.

Pada periode Januari sampai Juni 2025, kedatangan penumpang di Stasiun Yogyakarta per harinya tergolong ramai baik penumpang KA Jarak Jauh (KA JJ), KA KRL dan KA Bandara.

Selama periode semester 1, jumlah penumpang KA jarak jauh turun dan naik di Stasiun Yogyakarta total 2.889.701 penumpang, sedangkan untuk KRL total sebanyak 2.432.535 penumpang dan KA YIA dengan total 1.358.503 penumpang," ujar Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.

Lebih lanjut Feni menambahkan, dari data tersebut Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun terpadat periode semester 1 tahun 2025 di Daop 6 Yogyakarta. Daop 6 juga terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan agar perjalananan para penumpang tetap lancar dengan mengedepankan faktor keselamatan.

Selain itu, Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu stasiun unggulan Daop 6  Yogyakarta yang telah dilengkapi dengan integrasi antar moda.

Baca juga: KAI Daop 6 Bagikan 750 Cangkir Kopi Gratis dan Gelar Kids Activity di Stasiun Yogyakarta Hari Ini

Adapun integrasi antar moda di Stasiun Yogyakarta selain layanan kereta api jarak jauh, juga terdapat layanan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Yogyakarta - Palur dan KA Lokal Prambanan Ekspres relasi Yogyakarta- Stasiun Kutoarjo di Kabupaten Purworejo yang berada dalam pengelolaan anak perusahaan KAI yakni KAI Commuter yang telah mengangkut sebanyak 2.432.535 penumpang naik dan turun di Stasiun Yogyakarta.

Moda transportasi lainnya yang terintegrasi di 
Stasiun Yogyakarta adalah Kereta Api Bandara yang menghubungkan stasiun dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo yang dikelola oleh anak perusahaan KAI yakni KAI Bandara.

"Jadi, adanya KA Bandara memudahkan akses masyarakat yang ingin menuju bandara untuk naik pesawat maupun sebaliknya, dari bandara menuju kota Yogyakarta dan kota-kota penopang di sekitarnya," jelasnya.

Berdasarkan data KAI Bandara, total penumpang yang dilayani oleh KA Bandara pada periode Januari-Juli di Stasiun Yogyakarta sebanyak 1.358.503  penumpang.

Feni juga menuturkan dengan adanya integrasi antarmoda KA Jarak Jauh, KA KRL,dan KA Bandara ini memudahkan para penumpang baik lokal maupun mancanegara untuk bepergian menuju berbagai kota di sekitar Yogyakarta.

Baca juga: Konflik Penggusuran Rumah Dinas di Lempuyangan Semakin Memanas, Begini Respon Daop 6 Soal Warga Akan Tempuh Jalur Hukum

"Konektivitas yang terintegrasi antara stasiun dengan moda transportasi lainnya dan akses yang mudah menuju kota-kota penopang diharapkan dapat memudahkan mobilisasi masyarakat dan memberikan manfaat lebih untuk mendukung kemajuan pariwisata dan perekonomian lokal," imbuhnya.

“KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan pelayanan kepada pelanggan periode semester 1 ini berjalan lancar dan menyenangkan dengan terus mengedapankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kepada seluruh pelanggan kereta api,” pungkas Feni.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Andalan Simpul Integrasi Antarmoda, Stasiun Yogyakarta Optimalkan Angkutan Penumpang di Semester 1 Tahun 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!