Rabu, 22 APRIL 2026 • 13:45 WIB

Pertama di RI, Embarkasi YIA Resmi Beroperasi Pada Malam Hari Kartini 2026 , 360 Jemaah Haji Telah diterbangkan

Author

Potret jamaah haji Kloter I resmi dilepas dari Hotel Ibis Novotel, Temon, Kulon Progo, pada Selasa (21/4/2026) malam. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Sejarah baru layanan haji di Indonesia resmi tertoreh dari "Bumi Handayani". Untuk pertama kalinya, calon jemaah haji diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) dengan konsep inovatif berbasis hotel, menggantikan asrama haji konvensional.

Sebanyak 360 jemaah yang tergabung dalam Kloter I resmi dilepas dari Hotel Ibis Novotel, Temon, Kulon Progo, pada Selasa (21/4/2026) malam. Momentum ini bertepatan dengan peringatan Hari RA Kartini, menambah kesan emosional dalam prosesi pelepasan sebelum jemaah bertolak menuju Tanah Suci pada pukul 23.30 WIB.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, yang hadir mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menegaskan bahwa langkah ini merupakan transformasi besar dalam pelayanan publik.

"Ini bukan sekadar melepas jemaah, tapi penanda babak baru pelayanan haji yang lebih tertib, nyaman, dan memuliakan. Embarkasi YIA berbasis hotel menjadi yang pertama di Indonesia dan diharapkan menjadi percontohan nasional," ujar Ni Made dalam sambutannya.

Baca juga: Kisah Haru Vania, Pelajar SMP Asal Bantul Jadi Haji Termuda di DIY

Ni Made menjelaskan bahwa integrasi antara fasilitas hotel berbintang dengan bandara membuat proses birokrasi keberangkatan menjadi jauh lebih efisien dan manusiawi bagi para jemaah. Meski demikian, ia mengingatkan para jemaah untuk waspada terhadap cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diprediksi mencapai 40-42 derajat Celsius.

"Jaga kesehatan, perbanyak asupan cairan, gunakan pelindung diri, dan patuhi seluruh arah petugas ibadah agar ibadah dapat berjalan lancar dan khusyuk," pesan Ni Made kepada para jemaah.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengungkapkan bahwa mulai tahun 2026, DIY resmi memiliki embarkasi sendiri berdasarkan Keputusan Menteri. Pemanfaatan hotel dianggap sebagai solusi cerdas untuk meningkatkan kualitas layanan tanpa harus membangun gedung asrama haji yang baru.

"Ini kemajuan yang signifikan. Selain meningkatkan kenyamanan, juga berdampak pada efisiensi biaya. Ke depan, biaya berpotensi semakin kompetitif," jelas Puji.

Senada, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menilai skema ini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian di sekitar Kulon Progo dan DIY.

"Ini langkah cerdas memanfaatkan fasilitas yang ada dengan dampak langsung bagi masyarakat," kata Singgih.

Baca juga: 354 Jemaah Haji Kloter 1 Masuk Embarkasi DIY Hari Ini, Langsung Terima Kartu Nusuk dan Living Cost 750 Riyal

Sementara itu, GKR Mangkubumi yang turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini memberikan apresiasinya terhadap kerja sama lintas sektoral yang solid. Menurutnya, hadirnya Embarkasi YIA merupakan buah manis dari penantian dan koordinasi panjang selama lima tahun terakhir.

"Ini capaian bersama. Kami berharap embarkasi ini berjalan lancar dan berkelanjutan, serta terus memberi manfaat bagi masyarakat luas," tutur GKR Mangkubumi.

Sebagai informasi, pada musim haji tahun ini, Embarkasi YIA dijadwalkan melayani total 9.320 jemaah yang terbagi dalam 26 kloter. Jemaah tersebut merupakan gabungan dari 3.828 orang asal DIY dan 5.492 orang dari wilayah Jawa Tengah bagian selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU