Senin, 25 AGUSTUS 2025 • 14:55 WIB

Polda DIY Ungkap Bentrok Suporter PSIM vs Persib di Yogya Sempat Damai Sebelum Ada Insiden Balasan Ini

Author

Polda DIY mengamankan kericuhan suporter Persib dan PSIM di kawasan Parkiran Ngabean, Yogyakarta, Minggu (25/8/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Pertandingan sepak bola antara PSIM Yogyakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan BRI Liga 1 musim 2025/2026 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025), diwarnai sejumlah insiden antar suporter. Polda DIY memastikan situasi saa ini telah kondusif dan menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Diketahui, laga yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.20 WIB tersebut sebelumnya telah dipersiapkan secara matang oleh aparat kepolisian bersama panitia pelaksana. Rapat koordinasi pengamanan telah digelar pada Kamis (21/8/2025) malam di Wisma PSIM. Rakor ini dihadiri berbagai pihak termasuk Polresta Yogyakarta, Polres Bantul, perwakilan suporter PSIM Brajamusti dan Maident, serta panitia pertandingan.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menjelaskan bahwa dalam rakor itu telah disepakati bahwa tiket pertandingan hanya diperuntukkan bagi suporter tuan rumah. Kebijakan ini mengacu pada regulasi PSSI yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu demi menjaga situasi keamanan. Namun, kenyataan di lapangan berbeda. Sejumlah suporter Persib Bandung diketahui tetap hadir di Stadion Sultan Agung.

"Tapi menjelang pertandingan, sempat terjadi ketegangan yang kemudian berhasil diredam oleh petugas. Para suporter tim tamu yang hadir dievakuasi menggunakan kendaraan taktis Dalmas milik Ditsamapta Polda DIY," ujarnya, saat dikonfirmasi pada Senin (25/8/2025).

Baca juga: Begini Kronologi Polresta Yogya Amankan Tiga Remaja Bawa Celurit

Kericuhan berlanjut di luar stadion. Sekitar pukul 21.00 WIB, bentrok antara suporter PSIM dan Persib terjadi di kawasan Simpang Empat Pingit, Yogyakarta. Satu orang dilaporkan mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan di RS Bethesda.

"Sebelumnya, kedua kelompok suporter akhirnya menyepakati perdamaian. Namun, insiden di Pingit memicu aksi balasan. Salah satunya adalah perusakan terhadap sebuah bus dan mobil Hiace yang merupakan kendaraan pengangkut suporter Persib, yang tengah terparkir di kawasan Parkiran Ngabean, Yogyakarta," ungkapnya.

Tak lama kemudian, aparat gabungan dari Polresta Yogyakarta, Brimob, Ditsamapta Polda DIY, dan TNI langsung bergerak cepat mengevakuasi para suporter yang masih berada di dalam kendaraan ke Mako Polresta Yogyakarta guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Situasi saat ini sudah terkendali. Para korban luka juga telah mendapatkan perawatan dan sebagian besar sudah diperbolehkan pulang," ujarnya.

Baca juga: Polresta Yogyakarta Tangkap Pemuda Pelaku Curanmor, Dua Motor Diamankan Sebelum Dijual

Sementara terkait beredarnya informasi adanya suporter yang meninggal dunia, Ihsan menegaskan hal tersebut tidak benar.

"Kami tegaskan bahwa informasi tentang adanya korban meninggal dunia adalah hoaks. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," tegas Ihsan.

Selepas insiden itu, demi menjamin keselamatan dan menjaga ketertiban, pihak kepolisian mengawal kepulangan rombongan suporter Persib Bandung ke daerah asalnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Konfirmasi Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU