Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 APRIL 2026 • 17:20 WIB

Viral Pelajar di Bantul Bernama Ilham Tewas Dikeroyok Brutal, Polisi Buru Pelaku yang Kabur ke Luar Kota

Viral Pelajar di Bantul Bernama Ilham Tewas Dikeroyok Brutal, Polisi Buru Pelaku yang Kabur ke Luar KotaKarangan bunga duka cita terhadap almarhum. (Istimewa)

JOGJA - Kepolisian Resor (Polres) Bantul melakukan pengejaran besar-besaran terhadap komplotan pelaku pengeroyokan brutal yang menewaskan Ilham Dwi Saputra (16). Pelajar asal Pandak ini meregang nyawa setelah disiksa secara sadis, bahkan sempat dilindas menggunakan sepeda motor oleh para pelaku.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, memastikan pihak kepolisian berkomitmen penuh mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Saat ini, fokus utama penyidik adalah menangkap para pelaku yang melarikan diri dari wilayah Yogyakarta.

"Untuk kasus penganiayaan, saat ini kami fokus melakukan pengejaran. Informasi yang kami dapatkan, pelaku melarikan diri ke luar kota," ujar Iptu Rita di Mapolres Bantul, Rabu (22/4/2026).

Sejauh ini, polisi telah mengamankan dua orang pelaku dewasa. Penyelidikan terus dikembangkan melalui pemeriksaan saksi-saksi untuk memperjelas peran masing-masing eksekutor dalam peristiwa maut tersebut.

"Untuk saksi, sampai saat ini kami sudah memeriksa empat orang. Untuk yang ditahan ada dua orang, dan kami masih melakukan pengembangan. Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban dan mohon doa dari masyarakat Bantul agar kasus ini dapat segera kami selesaikan secara adil," tandas Iptu Rita.

Baca juga: Polemik TPS3R Sokowaten Dilaporkan ke Ombudsman, DLH Bantul: Solusi Atasi Sampah Sementara Sampai Ada PSEL

Korban Dituduh Ikut Geng

Peristiwa pilu ini bermula pada Selasa (14/4) malam. Korban dijemput secara paksa dari kediamannya oleh orang tak dikenal. Kakak korban, Raufiq, mengaku pihak keluarga tidak menyadari saat Ilham dibawa pergi.

"Kami tidak tahu adik saya dijemput. Kami tahunya dari tetangga. Dia dibawa dua orang, lalu dipindah lagi oleh orang lain. Kalaupun dia punya salah, tidak seharusnya diperlakukan seperti itu. Kami berharap semua pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal," tutur Raufiq.

Ayah korban, Sugeng Riyanto (53), membeberkan bahwa anaknya sempat dibawa ke belakang SMA N 1 Bambanglipuro sebelum akhirnya digiring ke Lapangan Gadung Mlaten, Caturharjo. Di lokasi tersebut, sekitar 10 orang sudah menunggu dan melakukan interogasi paksa terkait keterlibatan geng motor.

"Ditanya apa kamu ikut geng itu, dia menjawab 'tidak' karena memang dia tidak ikut geng," ungkap Sugeng.

Penyiksaan di Luar Nalar

Meskipun korban sudah membantah, para pelaku tetap melakukan aksi kekerasan yang sangat tidak manusiawi. Berdasarkan keterangan keluarga, Ilham disiksa menggunakan berbagai benda hingga nyaris kehilangan telinganya.

"Pada akhirnya saat tidak sadar bahkan mau dipotong telinganya. Ini dianiaya bahkan melebihi penganiayaan dulu ketika PKI seperti itu, membuat saya merasa sakit," ucap Sugeng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Viral Pelajar di Bantul Bernama Ilham Tewas Dikeroyok Brutal, Polisi Buru Pelaku yang Kabur ke Luar Kota

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!