Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 16:00 WIB

Perjuangan Mandiri Ryaas Amin Mahasiswa UGM Kuliah Sambil Narik Ojol

Perjuangan Mandiri Ryaas Amin Mahasiswa UGM Kuliah Sambil Narik OjolPotret Ryaas Amin, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) (Istimewa)

JOGJA - Kisah inspiratif datang dari Ryaas Amin, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil menjalani perkuliahan sambil bekerja sebagai pengemudi ojek online dan layanan pesan-antar makanan. Dedikasi terhadap pendidikan sekaligus kemandirian finansial menjadikan Ryaas sosok yang tangguh menghadapi berbagai tantangan.

Keinginan untuk memenuhi kebutuhan pribadi tanpa sepenuhnya bergantung pada orang tua menjadi motivasi utamanya. Awalnya, Ryaas memulai usaha dengan menjadi pengemudi ojek daring menggunakan motor milik kakaknya. Kini, ia menggunakan kendaraan dari pamannya sebagai sarana utama dalam menjalankan pekerjaannya.

Berkat kerja kerasnya, Ryaas mampu membiayai pendidikan secara mandiri. Untuk menjaga keseimbangan antara kuliah dan pekerjaan, ia menyusun manajemen waktu sejak awal pemilihan mata kuliah.

"Sebenarnya kalau manajemen waktu, aku biasanya mulai merencanakannya pas memilih mata kuliah atau saat masa KRS. Jadi, saat memilih mata kuliah, aku juga harus mempertimbangkan jumlah SKS sebagai patokan waktu antara waktu kuliah dan bekerja," ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Baca juga: Hadiri Reuni dan Peringatan 35 Tahun Kongres Senat Mahasiswa UGM, Anies Baswedan :"Jangan Nyesal Jadi Aktivis"

Ryaas menilai pekerjaan yang dijalani relatif mudah dan fleksibel.

"Kalau pekerjaannya tuh sebenernya relatif mudah, karena fleksibel dan bisa dilakukan di mana aja. Kalau ditekuni tuh penghasilannya juga tidak mengecewakan, kok," katanya.

Bagi mahasiswa asal Yogyakarta ini, memiliki impian harus dibarengi dengan usaha keras. Ia menekankan bahwa penghasilan dapat diatur dengan baik asalkan ada niat dan disiplin.

"Penghasilan bisa diatur. Ada saatnya istirahat, ada saatnya harus bekerja. Jadi kalau memang memiliki keinginan, kita harus benar-benar mengusahakannya," tuturnya.

Kemandirian menjadi salah satu nilai penting bagi Ryaas. Ia ingin mewujudkan keinginannya tanpa membebani orang tua.

"Aku tuh pengen sesuatu, tapi aku pengen mewujudkannya atas usahaku sendiri. Jadi, kalau misal itu zonk, aku ngga merasa ngerugiin orang tuaku," ucapnya.

Pengalaman kuliah sambil bekerja membuat Ryaas lebih tangguh dan gigih dalam menghadapi rintangan. Ia juga mendapat dukungan penuh dari orang tua, meski secara tidak langsung.

"Orang tua selalu mendukung, tapi engga secara terang-terangan. Yang penting, kuliah sama kerjanya seimbang," ujarnya.

Baca juga: Deklarasikan Rendah Emisi, Pustral UGM Ajak Warga dan Wisatawan Kurangi Kendaraan Pribadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perjuangan Mandiri Ryaas Amin Mahasiswa UGM Kuliah Sambil Narik Ojol

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!