Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 DESEMBER 2025 • 15:15 WIB

Meriahnya 1.900 Peserta Kirab Budaya Nitilaku Sambut Dies Natalis ke-76 UGM

Meriahnya 1.900 Peserta Kirab Budaya Nitilaku Sambut Dies Natalis ke-76 UGMKirab Budaya Nitilaku yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka Dies Natalis ke-76, Minggu (14/12/2025). (Istimewa)

JOGJA - Sebanyak 1.900 peserta dari 52 kelompok masyarakat ambil bagian dalam Kirab Budaya Nitilaku yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka Dies Natalis ke-76, Minggu (14/12). Ribuan peserta tersebut berasal dari perwakilan fakultas dan sekolah di UGM, Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) dari berbagai daerah, serta komunitas hobi di lingkungan kampus.

Kirab budaya dimulai dari gerbang Boulevard UGM dan berakhir di halaman Balairung UGM. Peserta menampilkan beragam busana tradisional Nusantara sesuai tema yang diusung tahun ini, yakni Busana Wastra Nusantara, sebagai simbol kekayaan budaya dan identitas daerah.

Pelepasan kirab dilakukan oleh Ketua Panitia Dies Natalis ke-76 UGM, Prof. drg. Suryono, bersama perwakilan Kagama. Menurut Suryono, Nitilaku bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi bagian dari upaya menjaga nilai sejarah dan kebudayaan yang melekat pada UGM.

Rektor UGM Prof. Ova Emilia mengatakan, kirab Nitilaku merupakan tradisi untuk mengenang perjalanan awal berdirinya UGM yang berangkat dari Keraton Yogyakarta hingga menetap di kawasan Bulaksumur. Tradisi tersebut, kata dia, mencerminkan hubungan erat antara kampus, keraton, dan masyarakat.

"Nilai kelekatan ini harus terus dijaga sebagai simbol sinergi antara UGM, Keraton, dan masyarakat. Nitilaku menjadi pengingat sejarah sekaligus penguat jati diri universitas,” ujar Ova saat menyambut peserta kirab di Balairung UGM.

Ova juga menyampaikan apresiasi kepada Kagama dari berbagai wilayah di Indonesia yang turut berpartisipasi. Menurutnya, keterlibatan alumni dari Sabang hingga Merauke menunjukkan ikatan emosional yang masih kuat antara Kagama dan almamater.

"Terima kasih atas partisipasi Kagama yang luar biasa. Semoga Nitilaku ini memberi manfaat dan memperkuat kontribusi bersama antara Universitas dan Kagama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan kebanggaannya terhadap UGM yang dinilai memiliki reputasi kuat di tingkat nasional maupun internasional. Ia mengajak seluruh alumni untuk mensyukuri kesempatan pernah menempuh pendidikan di kampus tersebut.

Baca juga: Komdigi Upayakan BTS di Daerah Bencana Banjir di Sumatera Bisa Menyala dengan Genset

Meriahnya 1.900 Peserta Kirab Budaya Nitilaku Sambut Dies Natalis ke-76 UGMKirab Budaya Nitilaku yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka Dies Natalis ke-76, Minggu (14/12) (Istimewa)

Basuki menilai Nitilaku memiliki makna mendalam bagi Kagama.

"Pertama, kita diingatkan bahwa UGM lahir dari perjuangan bangsa. Kedua, kita diajak menghargai proses perjuangan selama menempuh pendidikan. Ketiga, kita diharapkan terus membawa obor perjuangan bangsa melalui pendidikan,” ujarnya.

Baca juga: Rektor Ova Bersama Ganjar Pranowo Ikuti UGM Ultra Charity Run 2025 Himpun Donasi Rp 426 Juta untuk Korban Bencana

Dalam rangkaian Nitilaku tahun ini, UGM juga meresmikan Tari Guyub Nusantara sebagai simbol baru kesenian kampus. Peresmian dilakukan langsung oleh Rektor UGM melalui pengetukan keprak. Tarian tersebut diprakarsai Kagama Bidang Seni dan Olahraga dengan penata musik dan tari Anon Suneko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Meriahnya 1.900 Peserta Kirab Budaya Nitilaku Sambut Dies Natalis ke-76 UGM

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!