Tiga Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2025 yang diterima UGM. (Istimewa (via e-mail))
JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi publik. Dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2025 yang digelar di Surabaya pada 29 September lalu, UGM berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus.
Perguruan tinggi negeri tertua di Indonesia itu meraih Silver Winner untuk kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif dan Program Kehumasan Pemerintah. Selain itu, Ketua Tim Kerja Hubungan Masyarakat UGM, Hestining Kurniastuti, S.S., M.B.A., juga dinobatkan sebagai Bronze Winner dalam kategori Kartini Humas Indonesia.
Sekretaris Universitas UGM, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti komitmen UGM dalam membangun komunikasi publik yang akuntabel dan transparan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa kehumasan di UGM tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi strategis dalam menjaga akuntabilitas, membangun kepercayaan publik, dan memperkuat reputasi universitas,” ujar Sandi, Jumat (10/10/2025).
Baca juga: Sebanyak 9.167.682 Penumpang Gunakan KA di Stasiun Yogyakarta Sepanjang Januari–September 2025
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik bagi seluruh sivitas akademika untuk terus memperkuat peran komunikasi di lingkungan kampus agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Melalui penguatan strategi komunikasi dan sinergi antarunit kerja, UGM bertekad mempertahankan kepercayaan publik sekaligus mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi informatif yang adaptif terhadap perkembangan ilmu komunikasi dan teknologi,” imbuhnya.
Baca juga: Manfaatkan Danais DIY, Warga Banyurejo Sleman Sukses Panen Cabai dan Semangka Raup Rp 77 Juta
Sandi menegaskan, peran kehumasan kini tidak lagi sebatas penyedia informasi, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan kampus dengan masyarakat luas.
“Capaian ini menjadi pijakan kuat bagi UGM untuk terus mengembangkan praktik kehumasan yang berorientasi pada dampak positif bagi publik,” ungkapnya.
Tahun ini, AHI 2025 mencatat partisipasi cukup tinggi, yakni 198 entri dari 59 instansi di seluruh Indonesia. Dewan juri menetapkan 110 pemenang dari 43 institusi, dengan UGM menjadi salah satu perguruan tinggi yang paling banyak meraih penghargaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis