Jajaran direksi KAI Wisata saat mengecek layanan untuk Angkutan Lebaran 2026. (Istimewa)
JOGJA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatatkan capaian positif selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026, periode 13 - 30 Maret, dengan total 119.433 pelanggan. Angka ini meningkat 22 persen dibanding realisasi tahun 2025 yang sebesar 97.827 pelanggan dan melampaui target program 2026 sebesar 111.685 pelanggan atau 107 persen.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Wisata.
"Capaian ini merupakan hasil dari komitmen seluruh insan KAI Wisata dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan berkesan bagi pelanggan selama momentum mudik dan libur Lebaran," ujarnya.
Angka ini juga menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan wisata, hospitality, dan fasilitas pendukung perjalanan terus meningkat. Selama periode angkutan Lebaran, beberapa lini bisnis KAI Wisata mencatat pertumbuhan signifikan.
Layanan Kereta Wisata tercatat melayani 25.846 pelanggan, tumbuh 41 persen dibanding tahun sebelumnya dan 20 persen di atas target 2026. Sementara itu, layanan Luxury Lounge mencatat 25.399 pelanggan, meningkat hingga 201 persen dibanding realisasi 2025 dan 185 persen dari target program, menandakan tingginya permintaan terhadap ruang tunggu premium di stasiun.
Layanan Shower & Locker digunakan oleh 5.867 pelanggan atau 155 persen dari target, sedangkan Museum Kereta Api Ambarawa menyambut 16.067 pengunjung, 114 persen dari target dan 126 persen dibandingkan tahun lalu.
Baca juga: Jangan Ketinggalan! Sambut Lebaran 2026, KAI Wisata Sediakan 30.712 Kursi Kereta Premium
Pertumbuhan luar biasa juga terjadi pada layanan digital dan inovatif. WISER melayani 1.859 pelanggan, naik 385 persen dibanding 2025 dan 235 persen dari target, sementara e-Porter mencatat 7.002 transaksi atau tumbuh hingga 2.930 persen dari tahun sebelumnya, sekaligus mencapai 105 persen dari target program 2026.
Di sisi lain, layanan Rail Transit/Hotel tetap stabil dengan 878 pelanggan atau 109 persen dibanding 2025 dan 98 persen dari target. Destinasi wisata heritage Lawang Sewu tetap menjadi favorit, mencatat 36.515 pengunjung selama periode Lebaran.
Raden Agus menekankan bahwa pertumbuhan ini bukan hanya indikator bisnis, tetapi juga bukti kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem layanan KAI Wisata.
"Capaian ini tidak hanya menjadi indikator pertumbuhan bisnis, tetapi juga menjadi refleksi bahwa pelanggan semakin percaya pada ekosistem layanan KAI Wisata yang mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih lengkap mulai dari perjalanan, kenyamanan di stasiun, akomodasi, hingga destinasi wisata heritage," jelasnya.
Baca juga: Jangan Ketinggalan! Sambut Lebaran 2026, KAI Wisata Sediakan 30.712 Kursi Kereta Premium
KAI Wisata menyadari bahwa pelanggan kini mencari pengalaman perjalanan yang menyeluruh, bukan sekadar transportasi. Oleh karena itu, perusahaan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan yang relevan, mudah diakses, dan bernilai tambah di setiap titik perjalanan.
"Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melangkah lebih baik ke depan. KAI Wisata berkomitmen untuk terus konsisten meningkatkan kualitas layanan, menghadirkan inovasi, dan memperkuat semangat Semakin Melayani bagi seluruh pelanggan. Harapan kami, KAI Wisata dapat terus menjadi bagian dari perjalanan terbaik masyarakat Indonesia," pungkas Raden Agus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Di Grup WA