Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 01 JANUARI 2026 • 13:20 WIB

Meriah Tanpa Kembang Api, HEHA HORE 2026 di HeHa Sky View Jogja Terbangkan 1.000 Light Balloon Sebagai Doa dan Harapan untuk Korban Bencana Sumatra

Meriah Tanpa Kembang Api, HEHA HORE 2026 di HeHa Sky View Jogja Terbangkan 1.000 Light Balloon Sebagai Doa dan Harapan untuk Korban Bencana SumatraKemeriahan 1000 balon di acara HEHA HORE 2026 di HeHa Sky View, Kabupaten Gunungkidul, DIY, Rabu (31/12/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - HeHa Sky View kembali menggelar perayaan malam pergantian tahun bertajuk HEHA HORE 2026 dengan konsep berbeda. Tanpa pesta kembang api, destinasi wisata unggulan di perbukitan Patuk, Gunungkidul ini tetap menghadirkan suasana meriah melalui pelepasan sekitar 1.000 light balloon yang diterbangkan secara bersamaan oleh seluruh pengunjung sebagai simbol doa, harapan, dan empati untuk korban bencana di Sumatra.

Direktur Utama HeHa Sky View, Rio Handoyo Mawardi, mengatakan HEHA HORE 2026 dikemas lebih bermakna dengan mengedepankan kesadaran sosial dan keamanan lingkungan.

"HEHA HORE 2026 kami hadirkan dengan konsep yang berbeda, lebih bermakna dan berkesadaran sosial. Tanpa kembang api, momen countdown kami tandai dengan pelepasan seribu light balloon sebagai simbol doa dan harapan menyambut 2026, sekaligus bentuk empati bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra," ujar Rio kepada wartawan disela-sela acara, Rabu (31/12/2025) malam.

Ia menjelaskan, penggantian kembang api dengan balon menyala dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah, meskipun penjualan tiket telah dilakukan sebelum aturan tersebut diumumkan.

"Kami tetap ingin menghibur masyarakat dengan cara yang aman dan bertanggung jawab. Karena itu, kami mengganti kembang api dengan light balloon. Balon ini kami nilai lebih rendah risiko dan tidak melibatkan unsur api," katanya.

Menurut Rio, light balloon memiliki makna simbolis sebagai representasi doa dan harapan agar tahun 2026 menjadi lebih baik. Jumlah seribu balon dipilih untuk melambangkan banyaknya doa yang dilangitkan bersama.

"Kami menyadari ada sebagian pengunjung yang kecewa karena tidak ada kembang api. Namun kami menghormati keputusan pemerintah dan tetap berupaya memberikan pengalaman yang berkesan," ucapnya.

HEHA HORE 2026 berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 01.00 WIB dan dikemas dalam bentuk konser berskala terbatas. Sejumlah musisi Tanah Air turut memeriahkan acara, di antaranya Ngatmombilung, Orkes Pensil Alis, Romanticoustic, Mendadak Karaoke, Jeyma Monica & Acoustic, serta Dictionary Band, yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Lebih lanjut, dari sisi jumlah pengunjung, Rio mengakui terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kami menyadari ada penurunan, tapi itu sudah terduga. Faktor ekonomi dan cuaca juga sangat memengaruhi. Ke depan, strategi kami adalah terus beradaptasi dan berinovasi agar HeHa Sky View tetap menjadi one stop destination wisata," jelasnya.

Sementara itu, General Manager HeHa Sky View, Nur Wijayanti, menyampaikan bahwa HEHA HORE 2026 merupakan gelaran keempat dengan nama yang sama. Tahun ini, kapasitas pengunjung yang diizinkan mencapai 2.000 orang.

"Hingga malam hari, pengunjung yang masuk masih sekitar 400 sampai 500 orang. Komposisinya sekitar 50-50 antara wisatawan lokal DIY dan luar daerah," kata Nur.

Menurutnya, absennya kembang api memang berpengaruh terhadap minat kunjungan, namun kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh wilayah Yogyakarta.

"Ketiadaan kembang api membuat sebagian masyarakat masih wait and see. Namun secara umum, perayaan malam tahun baru di Yogyakarta tahun ini memang tanpa pesta kembang api," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Meriah Tanpa Kembang Api, HEHA HORE 2026 di HeHa Sky View Jogja Terbangkan 1.000 Light Balloon Sebagai Doa dan Harapan untuk Korban Bencana Sumatra

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!