Senin, 06 JULI 2026 • 20:00 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat Kulon Progo, Mensos Sebut Rampung 2 Minggu Lagi, Wabup Usul Berdayakan Warlok

Author

Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, usai meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Kulon Progo, DIY, pada Senin (6/7/2026). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, atau dikenal Gus Ipul, meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Kulon Progo, DIY, pada Senin (6/7/2026). Proyek sekolah rintisan yang menjadi bagian dari program nasional ini ditargetkan bisa segera digunakan untuk proses belajar-mengajar dalam waktu dekat.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah memiliki 166 titik sekolah rintisan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan memanfaatkan gedung sementara. Khusus untuk wilayah Yogyakarta, terdapat dua titik sekolah rintisan, di mana salah satunya mulai dibangun menjadi gedung permanen pada tahun ini.

Baca juga: Kunjungi Sekolah Rakyat 19 DIY, Komisi D DPRD DIY Dukung Penuh: Akan Jalin Kerjasama Dengan Perguruan Tinggi dan Universitas

Menurutnya, pembangunan gedung permanen ini merupakan buah kolaborasi erat antara Pemda DIY yang menyediakan lahan di bawah arahan Gubernur Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang mengeksekusi pembangunan sesuai instruksi Presiden.

"Alhamdulillah, gedung permanen ini adalah satu dari 104 gedung yang dibangun tahun ini. Harapannya, tahun 2026 ini gedung sudah bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar," ujarnya kepada wartawan usai peninjauan.

Ia juga menyebut, gedung baru ini dirancang memiliki kapasitas awal untuk seribu siswa dan nantinya akan diintegrasikan untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Mensos juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian PU atas akselerasi pembangunan yang dinilai sangat cepat.

"Saya berterima kasih kepada Kementerian PU karena dalam waktu kurang dari enam bulan, pembangunan ini sudah mencapai progres di atas 90 persen. Targetnya, dalam dua minggu ke depan gedung sudah bisa digunakan," katanya.

Namun, Gus Ipul mengakui adanya variasi progres di beberapa wilayah lain di Indonesia karena faktor lapangan. Meski begitu, ia melihat dampak positif yang nyata pada para siswa Sekolah Rakyat. Mereka dinilai menjadi lebih percaya diri, optimis, serta mulai menorehkan prestasi di bidang bahasa hingga sains di tingkat nasional.

"Terkait progres pembangunan, kami sangat mengapresiasi kerja keras Pak Dodi (Menteri PU) dan jajaran yang melakukan percepatan. Memang ada beberapa lokasi yang progresnya masih 60 persen hingga 70 persen karena kendala geografis dan transportasi material, namun kami memaklumi tantangan tersebut. Saat ini, kami juga sedang dalam proses seleksi guru dan tenaga kependidikan," jelasnya.

Di lokasi yang sama, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyambut baik kepastian operasional Sekolah Rakyat ini. Menurutnya, kesiapan dari aspek calon kepala sekolah, guru, hingga murid sudah memberikan kejelasan prosedur bagi masyarakat.

Pemkab Kulon Progo pun berharap proyek strategis ini membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Ambar mengusulkan agar aspek pendukung sekolah, seperti keamanan, melibatkan masyarakat setempat.

Baca juga: Upaya Kurangi Kenakalan Remaja dan Brantas Bibit Koruptor, DPRD DIY Usulan Tambahan Eskul Bela Diri Di Sekolah Rakyat

Ia juga berharap kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi ini mampu menciptakan multiplier effect (efek domino) bagi kesejahteraan daerah, termasuk integrasi dengan sektor pariwisata lokal sebagaimana yang telah direncanakan sejak awal sosialisasi.

"Harapan kami sejalan dengan apa yang disampaikan Pak Menteri. Pemerintah daerah akan selalu berkolaborasi dalam berbagai pertimbangan teknis ke depan. Termasuk, kami ingin mengusulkan agar dalam hal pengamanan (sekuriti) dan sebagainya, masyarakat sekitar di Kabupaten Kulon Progo dapat dilibatkan. Pertimbangannya adalah karena mereka yang paling memahami situasi dan kondisi wilayahnya masing-masing," tandas Ambar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU