Rabu, 20 MEI 2026 • 15:45 WIB

Anies ke Wisudawan UGM: "Ekonomi Sedang Melambat, Siapkan Mental Kuat"

Author

Anies Baswedan saat ditemui usai menghadiri prosesi wisuda Universitas Gadjah Mada (UGM) yang digelar di Grha Sabha Pramana, Rabu (20/5/2026). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri prosesi wisuda Universitas Gadjah Mada (UGM) yang digelar di Grha Sabha Pramana, Rabu (20/5). Dalam kesempatan itu, ia hadir sebagai perwakilan Dewan Pakar Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) sekaligus menyampaikan orasi ilmiah kepada ribuan wisudawan.

Dalam pidatonya, Anies menegaskan bahwa momen wisuda memang menjadi hari yang membahagiakan, namun tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah para lulusan meninggalkan bangku kuliah.

"Besok adalah hari biasa, dan ujian sesungguhnya bukan terjadi pada hari istimewa seperti hari ini, melainkan pada hari-hari biasa yang panjang setelahnya," ujarnya di hadapan para wisudawan.

Ia menyoroti kondisi ekonomi dan pasar kerja yang dinilai tidak mudah bagi lulusan tahun ini. Menurutnya, situasi tersebut memang berat, tetapi dapat menjadi proses pembentukan karakter yang kuat bagi generasi muda.

"Generasi yang lulus di masa sulit sering kali justru menjadi generasi yang paling kuat karena mereka belajar bertahan dan menemukan jalan di tengah keterbatasan," kata Anies.

Ia turut mengingatkan agar para lulusan tidak meremehkan pekerjaan pertama mereka, meski belum sesuai harapan atau memiliki gaji kecil. Menurutnya, fase awal bekerja merupakan tahap penting dalam membangun disiplin dan tanggung jawab.

"Jangan menunggu pekerjaan sempurna untuk memberikan yang terbaik, karena karakter dibentuk justru dari hal-hal kecil yang dikerjakan dengan penuh tanggung jawab," tegasnya.

Selain itu, menurutnya adanya tantangan lain ketika memasuki dunia kerja, termasuk tekanan lingkungan yang bisa menggerus idealisme. Karena itu, ia menyarankan agar lulusan tetap menjaga lingkungan pergaulan yang sehat, kebiasaan membaca, serta konsisten dengan tujuan awal.

"Posisi boleh berubah dari waktu ke waktu, tetapi prinsip harus tetap dijaga melintasi zaman," ujarnya.

Baca juga: Hadiri Reuni dan Peringatan 35 Tahun Kongres Senat Mahasiswa UGM, Anies Baswedan :"Jangan Nyesal Jadi Aktivis"

Sebagai lulusan dari kampus yang dikenal memiliki sejarah panjang perjuangan, UGM, para alumni menurutnya memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

"Kalau orang baik memilih diam, maka masalah di negeri ini tidak akan pernah selesai," ucap Anies.

Pada kesempatan itu juga, ia menyampaikan pesan personal dari ibunya mengenai pentingnya menjaga nama baik di atas segalanya, termasuk jabatan maupun materi.

"Yang kita punya sesungguhnya hanya nama baik, maka jagalah nama itu baik-baik," ucapnya.

Anies Baswedan saat menyalami salah satu wisudawan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang digelar di Grha Sabha Pramana, Rabu (20/5/2026). (Istimewa)

Menutup orasinya, Anies menekankan bahwa masa depan tidak dibentuk oleh satu langkah besar, melainkan oleh konsistensi dalam keputusan-keputusan kecil sehari-hari.

"Selamat menyongsong masa depan, karena perjalanan hidup sesungguhnya dimulai dari keputusan-keputusan sederhana yang kalian ambil setelah meninggalkan kampus ini," tuturnya.

Usai acara, ia kembali menegaskan bahwa lulusan tahun ini menghadapi situasi ekonomi yang melambat dan persaingan kerja yang ketat. Namun, ia optimistis hal itu justru dapat membentuk ketangguhan generasi baru.

"Saya ingin mengucapkan selamat karena ini adalah perjalanan yang terbaik. Anda lulus di masa sulit, di masa mencari pekerjaan sedang menantang, ekonomi sedang melambat, tapi sejarah menunjukkan mereka yang lulus di masa sulit justru tumbuh dengan keuletan dan ketangguhan," ujarnya kepada wartawan.

Ia kembali merangkum tiga pesan utama untuk para wisudawan: menjadi pribadi yang tangguh, menjaga nama baik, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

"(Sekali lagi) Saya berpesan kepada semua, bersiap untuk tangguh, untuk tidak mudah menyerah walaupun medannya terjal. Yang kedua, jaga nama baik. Yang ketiga, beri manfaat pada semua," jelasnya.

Baca juga: Dihadapan Mahasiswa UGM, Anies Baswedan Ungkap Masalah Utama Bangsa yang Sebabkan Banyak Pemimpin Gagal

Oleh karena itu, Anies berharap para lulusan UGM dapat membawa nama baik almamater sekaligus memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan bekal kuliahnya bisa membuat satu pribadi sukses, nama Gadjah Mada makin harum dan bermanfaat buat semua," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU