Selasa, 07 JULI 2026 • 13:40 WIB

Sambut Kunjungan Presiden Prabowo Bersama PM India pada 8 Juli , Candi Prambanan Tetap dibuka, Ini Detailnya

Author

Pembatasan operasional Candi Prambanan pada 7 - 8 Juli 2026. (Istimewa)

JOGJA - Kawasan Taman Wisata Candi Prambanan melakukan penyesuaian operasional pelayanan pada 7 - 8 Juli 2026. Langkah ini diambil guna mendukung agenda kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia bersama Perdana Menteri India, Narendra Modi pada (8/7).

Meski ada kunjungan penting tersebut, PT InJourney Destination Management (IDM) memastikan pintu pariwisata tidak sepenuhnya ditutup. Wisatawan tetap bisa menikmati kemegahan warisan budaya melalui akses khusus yang telah disiapkan oleh pihak pengelola.

Selama dua hari tersebut, akses kunjungan wisatawan dialihkan melalui Pintu Candi Sewu, Klaten. Area yang tetap dibuka untuk umum meliputi Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Lapangan Siwa. Sementara itu, untuk pembelian tiket langsung di lokasi (on-site), loket akan ditutup lebih awal yakni hanya dilayani hingga pukul 15.00 WIB.

Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur, menegaskan bahwa penyesuaian ini tidak akan mengurangi komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman berwisata yang berkesan. Bagi wisatawan yang sudah terlanjur membeli tiket secara daring (online), tiket tersebut dinyatakan tetap berlaku.

Baca juga: Update Terbaru Dugaan Malpraktik RSUD Prambanan, Polda DIY Segera Saksi Ahli Termasuk IDI Pada Juli Awal

Sebagai nilai tambah, pengelola juga memberikan fasilitas tambahan bagi pengunjung yang terdampak penyesuaian area wisata ini.

"Kami memastikan pengalaman pengunjung dengan mengeksplorasi Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung tetap exciting dan meaningful, dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Wisatawan masih bisa menikmati kekayaan nilai sejarah dan budaya di antara lanskap hijau yang asri," ujar Gistang dalam keterangan resminya kepada media, Senin (7/7/2026).

Gistang menyebutkan, penyesuaian operasional ini merupakan bentuk dukungan penuh IDM terhadap agenda kenegaraan yang memiliki arti strategis bagi hubungan bilateral antara Indonesia dan India.

"Sebagai pengelola destinasi, kami mendukung penuh penyelenggaraan agenda kenegaraan ini melalui penyesuaian operasional yang dilakukan secara terencana, sehingga seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan ini dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkesan," kata Gistang.

Kendati demikian, untuk memastikan segalanya berjalan lancar, IDM terus melakukan koordinasi intensif dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini dilakukan demi memenuhi standar pengamanan kepala negara tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik.

"Penyesuaian operasional di destinasi dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kebutuhan di lapangan, sehingga seluruh rangkaian kunjungan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengurangi kualitas pengelolaan destinasi," tandas Gistang.

Baca juga: Penjelasan Penyelenggara Prambanan Jazz 2026 Soal Kritikan Harga Tiket disebut Mahal

Sebagai informasi, bagi masyarakat atau pelancong yang telah merencanakan kunjungan pada tanggal tersebut, IDM mengimbau untuk melakukan penyesuaian jadwal perjalanan. Informasi update mengenai operasional kawasan dapat dipantau langsung melalui akun Instagram resmi @prambananpark.

Diketahui dalam empat tahun terakhir, Candi Prambanan dan Candi Borobudur memang kerap menjadi pusat lokasi diplomasi budaya dan kunjungan delegasi internasional. Kunjungan PM Narendra Modi ini pun diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata, tidak hanya di kompleks candi, tetapi juga bagi wilayah DIY dan Jawa Tengah secara luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim WA (Pribadi)

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU